Tampilkan postingan dengan label Indonesian Film. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Indonesian Film. Tampilkan semua postingan

6,9 Detik (2019)

Diam-diam Lola Amaria ialah sineas produktif, dengan catatan lima film dalam enam tahun terakhir, di mana semenjak Jingga pada 2016, ia r...

Bebas (2019)

Selama pembuatnya tidak mengacau, remake dari Sunny (2011) takkan berakhir buruk, alasannya yaitu basis materinya luar biasa solid, meski...

Cinta Itu Buta (2019)

Mengadaptasi film Filipina berjudul Kita-Kita, karya penyutradaraan teranyar Rachmania Arunita (penulis novel Eiffel...I’m in Love ) seha...

Perempuan Tanah Jahanam (2019)

Setelah sedikit dikecewakan oleh Gundala, Perempuan Tanah Jahanam mengingatkan lagi alasan kekaguman saya terhadap film-film Joko Anwar. ...

Susi Susanti: Love All (2019)

Film bertema nasionalisme kita cenderung menyerupai mesin, menyuarakan “Indonesia raya!” atau “Hidup merah putih!” secara keras, lantang,...

Kelam (2019)

Setidaknya Kelam adalah film yang jujul secara penjudulan. Kalau kualitasnya terus begini, masa depan horor kita memang KELAM. Dan kalau ...

Love For Sale 2 (2019)

Berlandaskan premis unik, akting ciamik, dan departemen artistik menarik, tahun kemudian Love For Sale mampu mencuri perhatian, walau be...