Tampilkan postingan dengan label Bagus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bagus. Tampilkan semua postingan

Bebas (2019)

Selama pembuatnya tidak mengacau, remake dari Sunny (2011) takkan berakhir buruk, alasannya yaitu basis materinya luar biasa solid, meski...

Abominable (2019)

“Kan beliau punya kekuatan. Kenapa nggak dipake?”. Saya yakin protes semacam itu sering anda dengar (bahkan mungkin lontarkan sendiri) ke...

The Peanut Butter Falcon (2019)

Dua individu saling mengisi guna menyembuhkan luka batin masing-masing. Terdengar familiar? Faktanya tema serupa memang telah digunakan b...

Hustlers (2019)

Diangkat dari artikel bertajuk The Hustlers at Scores buatan Jessica Pressler yang dipublikasikan majalah New York pada 2015, Hustlers me...

Perempuan Tanah Jahanam (2019)

Setelah sedikit dikecewakan oleh Gundala, Perempuan Tanah Jahanam mengingatkan lagi alasan kekaguman saya terhadap film-film Joko Anwar. ...

Susi Susanti: Love All (2019)

Film bertema nasionalisme kita cenderung menyerupai mesin, menyuarakan “Indonesia raya!” atau “Hidup merah putih!” secara keras, lantang,...

Love For Sale 2 (2019)

Berlandaskan premis unik, akting ciamik, dan departemen artistik menarik, tahun kemudian Love For Sale mampu mencuri perhatian, walau be...